http://Alkitab.Otak.Info
Website ini berisi seluruh isi Alkitab dari Perjanjian Lama (39 Injil) hingga Perjanjian Baru (27 Injil) beserta perikop (TB), ada 3 buah terjemahan alkitab yaitu:
  1. Bahasa Indonesia Terjemahan Baru (TB) = Alkitab yang paling banyak digunakan saat ini
  2. Bahasa Indonesia Sehari hari (BIS / Alkitab Kabar Baik) = Alkitab terjemahan yang mudah dimengerti.
  3. Bahasa Inggris (English Amplified Bible) = Easy English Bible (versi bahasa Inggris ini di ikut sertakan agar memperjelas arti alkitab sesungguhnya)
Karena website ini memiliki seluruh isi Alkitab maka website ini di desain sesederhana mungkin agar jelas, mudah dan cepat di akses.
 
Apakah anda membutuhkan program Alkitab untuk komputer atau handphone atau website anda ? Jika betul maka silahkan klik disini.
 
Cari Ayat Dalam Alkitab (Search Word)
Kata-kata yang ingin dicari (Words)     Cara:  
Bagian (Part)
Bahasa (Language)
Alkitab Online - Ibrani 7 (Hebrews 7)

Ibrani (Hebrews)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):

123456- 7 -8910111213

Dibawah ini adalah seluruh isi Injil Surat Kepada Orang Ibrani 7 (Ibrani / IBR / Hebrews 7)

Terjemahan Baru Bahasa Indonesia Sehari Hari English [Amplified]
7:1-10 = Kristus dan Melkisedek
(1) Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.(1) Melkisedek ini adalah raja dari Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi. Waktu Abraham kembali dari pertempuran mengalahkan raja-raja, Melkisedek datang menyambut dia dan memberkatinya.(1) FOR THIS Melchizedek, king of Salem [and] priest of the Most High God, met Abraham as he returned from the slaughter of the kings and blessed him,
(2) Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.(2) Maka Abraham memberikan kepada Melkisedek sepersepuluh dari segala apa yang direbutnya. (Nama Melkisedek berarti, pertama-tama, "Raja Keadilan"; dan karena ia raja dari Salem, maka namanya berarti juga "Raja Sejahtera".)(2) And Abraham gave to him a tenth portion of all [the spoil]. He is primarily, as his name when translated indicates, king of righteousness, and then he is also king of Salem, which means king of peace.
(3) Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.(3) Mengenai Melkisedek ini tidak ada keterangan di mana pun bahwa ia mempunyai bapak atau ibu atau nenek moyang; tidak ada juga keterangan tentang kelahirannya, ataupun kematiannya. Ia sama seperti Anak Allah; ia adalah imam yang abadi.(3) Without [record of] father or mother or ancestral line, neither with beginning of days nor ending of life, but, resembling the Son of God, he continues to be a priest without interruption and without successor.
(4) Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik.(4) Jadi, kita lihat di sini betapa besarnya Melkisedek ini; ia begitu besar sehingga Abraham, bapak leluhur bangsa kita, memberikan kepadanya sepersepuluh dari segala sesuatu yang didapatnya dari pertempuran itu.(4) Now observe and consider how great [a personage] this was to whom even Abraham the patriarch gave a tenth [the topmost or the pick of the heap] of the spoils.
(5) Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham.(5) Di dalam hukum agama Yahudi ditentukan bahwa imam-imam keturunan Lewi harus memungut sepersepuluh dari pendapatan umat Israel, yakni saudara-saudara mereka sendiri, walaupun mereka sama-sama keturunan Abraham.(5) And it is true that those descendants of Levi who are charged with the priestly office are commanded in the Law to take tithes from the people--which means, from their brethren--though these have descended from Abraham.
(6) Tetapi Melkisedek, yang bukan keturunan mereka, memungut persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia, walaupun ia adalah pemilik janji.(6) Melkisedek bukan keturunan Lewi, namun ia menerima juga sepersepuluh dari segala yang direbut Abraham, dan memberkati pula Abraham yang justru sudah menerima janji-janji dari Allah.(6) But this person who has not their Levitical ancestry received tithes from Abraham [himself] and blessed him who possessed the promises [of God].
(7) Memang tidak dapat disangkal, bahwa yang lebih rendah diberkati oleh yang lebih tinggi.(7) Memang tidak bisa dibantah bahwa orang yang diberkati adalah lebih rendah daripada orang yang memberkatinya.(7) Yet it is beyond all contradiction that it is the lesser person who is blessed by the greater one.
(8) Dan di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia, yang tentang Dia diberi kesaksian, bahwa Ia hidup.(8) Imam-imam yang menerima pungutan sepersepuluh bagian itu adalah orang yang bisa mati. Tetapi menurut Alkitab, Melkisedek yang menerima pemberian sepersepuluh bagian itu adalah orang yang tetap hidup.(8) Furthermore, here [in the Levitical priesthood] tithes are received by men who are subject to death; while there [in the case of Melchizedek], they are received by one of whom it is testified that he lives [perpetually].
(9) Maka dapatlah dikatakan, bahwa dengan perantaraan Abraham dipungut juga persepuluhan dari Lewi, yang berhak menerima persepuluhan,(9) Boleh dikatakan, bahwa Lewi--yang keturunannya memungut sepersepuluh bagian dari umat Israel--membayar juga bagian itu lewat Abraham, pada waktu Abraham membayarnya kepada Melkisedek.(9) A person might even say that Levi [the father of the priestly tribe] himself, who received tithes (the tenth), paid tithes through Abraham,
(10) sebab ia masih berada dalam tubuh bapa leluhurnya, ketika Melkisedek menyongsong bapa leluhurnya itu.(10) Walaupun Lewi belum lahir, tetapi boleh dikatakan ia sudah berada di dalam tubuh Abraham nenek moyangnya, pada waktu Melkisedek bertemu dengan Abraham.(10) For he was still in the loins of his forefather [Abraham] when Melchizedek met him [Abraham].
7:11-28 = Kristus adalah Imam yang lebih tinggi dari pada Harun
(11) Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?(11) Di bawah pimpinan imam-imam Lewi, hukum agama Yahudi diberikan kepada umat Israel. Karena imam-imam Lewi dahulu itu tidak dapat melakukan dengan sempurna apa yang harus dikerjakannya, maka harus ada imam lain, yaitu yang seperti Imam Melkisedek, dan bukan dari golongan Imam Harun lagi!(11) Now if perfection (a perfect fellowship between God and the worshiper) had been attainable by the Levitical priesthood--for under it the people were given the Law--why was it further necessary that there should arise another and different kind of Priest, one after the order of Melchizedek, rather than one appointed after the order and rank of Aaron?
(12) Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.(12) Nah, kalau kedudukan imam-imam berubah, hukum agama Yahudi pun harus berubah juga.(12) For when there is a change in the priesthood, there is of necessity an alteration of the law [concerning the priesthood] as well.
(13) Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah.(13) Yang dimaksudkan di sini ialah Tuhan kita: Ia dari suku lain, dan belum pernah seorang pun dari suku-Nya bertugas sebagai imam.(13) For the One of Whom these things are said belonged [not to the priestly line but] to another tribe, no member of which has officiated at the altar.
(14) Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.(14) Semua orang tahu bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda; dan Musa tidak pernah menyebut suku itu sewaktu ia berbicara tentang imam-imam.(14) For it is obvious that our Lord sprang from the tribe of Judah, and Moses mentioned nothing about priests in connection with that tribe.
(15) Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek,(15) Hal yang dibicarakan ini menjadi lebih jelas lagi, dengan munculnya seorang imam lain yang seperti Melkisedek.(15) And this becomes more plainly evident when another Priest arises Who bears the likeness of Melchizedek,
(16) yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.(16) Ia diangkat menjadi imam, bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, melainkan berdasarkan hidup-Nya yang berkuasa dan yang tidak ada akhirnya.(16) Who has been constituted a Priest, not on the basis of a bodily legal requirement [an externally imposed command concerning His physical ancestry], but on the basis of the power of an endless and indestructible Life.
(17) Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."(17) Sebab di dalam Alkitab dikatakan, "Engkau adalah imam selama-lamanya, seperti Imam Melkisedek."(17) For it is witnessed of Him, You are a Priest forever after the order (with the rank) of Melchizedek.
(18) Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,(18) Jadi, sekarang peraturan yang lama sudah dikesampingkan, sebab tidak kuat dan tidak berguna.(18) So a previous physical regulation and command is cancelled because of its weakness and ineffectiveness and uselessness--
(19) --sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.(19) Hukum agama Yahudi tidak dapat membuat sesuatu pun menjadi sempurna. Itu sebabnya kita sekarang diberikan suatu harapan yang lebih baik; dengan itu kita dapat mendekati Allah.(19) For the Law never made anything perfect--but instead a better hope is introduced through which we [now] come close to God.
(20) Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang mereka telah menjadi imam tanpa sumpah,(20) Lagipula, semuanya itu disertai dengan sumpah dari Allah. Tidak ada sumpah seperti itu pada waktu imam-imam yang lain itu diangkat.(20) And it was not without the taking of an oath [that Christ was made Priest],
(21) tetapi Ia dengan sumpah, diucapkan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Tuhan telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya" --(21) Tetapi Yesus diangkat menjadi imam pakai sumpah, pada waktu Allah berkata kepada-Nya, "Tuhan sudah bersumpah, dan Ia tidak akan merubah pendirian-Nya, 'Engkau adalah imam selama-lamanya.'"(21) For those who formerly became priests received their office without its being confirmed by the taking of an oath by God, but this One was designated and addressed and saluted with an oath, The Lord has sworn and will not regret it or change His mind, You are a Priest forever according to the order of Melchizedek.
(22) demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.(22) Dengan ini pula Yesus menjadi jaminan untuk suatu perjanjian yang lebih baik.(22) In keeping with [the oath's greater strength and force], Jesus has become the Guarantee of a better (stronger) agreement [a more excellent and more advantageous covenant].
(23) Dan dalam jumlah yang besar mereka telah menjadi imam, karena mereka dicegah oleh maut untuk tetap menjabat imam.(23) Ada lagi satu hal: imam-imam yang lain itu ada banyak, sebab mereka masing-masing mati sehingga tidak dapat meneruskan jabatannya.(23) [Again, the former successive line of priests] was made up of many, because they were each prevented by death from continuing [perpetually in office];
(24) Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.(24) Tetapi Yesus hidup selama-lamanya, jadi jabatan-Nya sebagai imam tidak berpindah kepada orang lain.(24) But He holds His priesthood unchangeably, because He lives on forever.
(25) Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.(25) Oleh karena itu untuk selama-lamanya Yesus dapat menyelamatkan orang-orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia hidup selama-lamanya untuk mengajukan permohonan kepada Allah bagi orang-orang itu.(25) Therefore He is able also to save to the uttermost (completely, perfectly, finally, and for all time and eternity) those who come to God through Him, since He is always living to make petition to God and intercede with Him and intervene for them.
(26) Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,(26) Jadi, Yesus itulah Imam Agung yang kita perlukan. Ia suci; pada-Nya tidak terdapat kesalahan atau dosa apa pun. Ia dipisahkan dari orang-orang berdosa, dan dinaikkan sampai ke tempat yang lebih tinggi dari segala langit.(26) [Here is] the High Priest [perfectly adapted] to our needs, as was fitting--holy, blameless, unstained by sin, separated from sinners, and exalted higher than the heavens.
(27) yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.(27) Ia tidak seperti imam-imam agung yang lain, yang setiap hari harus mempersembahkan kurban karena dosa-dosanya sendiri dahulu, baru karena dosa-dosa umat. Yesus mempersembahkan kurban hanya sekali saja untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban.(27) He has no day by day necessity, as [do each of these other] high priests, to offer sacrifice first of all for his own [personal] sins and then for those of the people, because He [met all the requirements] once for all when He brought Himself [as a sacrifice] which He offered up.
(28) Sebab hukum Taurat menetapkan orang-orang yang diliputi kelemahan menjadi Imam Besar, tetapi sumpah, yang diucapkan kemudian dari pada hukum Taurat, menetapkan Anak, yang telah menjadi sempurna sampai selama-lamanya.(28) Hukum agama Yahudi mengangkat orang yang tidak sempurna menjadi imam agung. Tetapi kemudian dari hukum itu, Allah membuat janji dengan sumpah bahwa Ia mengangkat sebagai Imam Agung, Anak yang sudah dijadikan Penyelamat yang sempurna untuk selama-lamanya.(28) For the Law sets up men in their weakness [frail, sinful, dying human beings] as high priests, but the word of [God's] oath, which [was spoken later] after the institution of the Law, [chooses and appoints as priest One Whose appointment is complete and permanent], a Son Who has been made perfect forever.
Ibrani (Hebrews)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca atau klik disini untuk melihat daftar ayat setiap pasal):
123456- 7 -8910111213
Perjanjian Lama (Old Testament)
Kejadian
(Genesis)
Keluaran
(Exodus)
Imamat
(Leviticus)
Bilangan
(Numbers)
Ulangan
(Deuteronomy)
Yosua
(Joshua)
Hakim Hakim
(Judges)
Rut
(Ruth)
1 Samuel
(1 Samuel)
2 Samuel
(2 Samuel)
1 Raja Raja
(1 Kings)
2 Raja Raja
(2 Kings)
1 Tawarikh
(1 Chronicles)
2 Tawarikh
(2 Chronicles)
Ezra
(Ezra)
Nehemia
(Nehemiah)
Ester
(Esther)
Ayub
(Job)
Mazmur
(Psalm)
Amsal
(Proverbs)
Pengkhotbah
(Ecclesiastes)
Kidung Agung
(Song of Solomon)
Yesaya
(Isaiah)
Yeremia
(Jeremiah)
Ratapan
(Lamentations)
Yehezkiel
(Ezekiel)
Daniel
(Daniel)
Hosea
(Hosea)
Yoel
(Joel)
Amos
(Amos)
Obaja
(Obadiah)
Yunus
(Jonah)
Mikha
(Micah)
Nahum
(Nahum)
Habakuk
(Habakkuk)
Zafanya
(Zephaniah)
Hagai
(Haggai)
Zakharia
(Zechariah)
Maleakhi
(Malachi)
Perjanjian Baru (New Testament)
Matius
(Matthew)
Markus
(Mark)
Lukas
(Luke)
Yohanes
(John)
Kisah Para Rasul
(Acts)
Roma
(Romans)
1 Korintus
(1 Corinthians)
2 Korintus
(2 Corinthians)
Galatia
(Galatians)
Efesus
(Ephesians)
Filipi
(Philippians)
Kolose
(Colossians)
1 Tesalonika
(1 Thessalonians)
2 Tesalonika
(2 Thessalonians)
1 Timotius
(1 Timothy)
2 Timotius
(2 Timothy)
Titus
(Titus)
Filemon
(Philemon)
Ibrani
(Hebrews)
Yakobus
(James)
1 Petrus
(1 Peter)
2 Petrus
(2 Peter)
1 Yohanes
(1 John)
2 Yohanes
(2 John)
3 Yohanes
(3 John)
Yudas
(Jude)
Wahyu
(Revelation)
 

Alkitab.otak.info
Last Update : 25 November 2009
Created By OTAK INFO
Page Hit: 8.795.655


Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini,
jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma,
maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster melalui email ke
alkitab (at) otak (dot) info